”Carilah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat”. (Al Hadits)

Tampilkan postingan dengan label tau. Tampilkan semua postingan

Waktu Dhuha aalah waktu kita buntuk berangkat kerja atau sedang bekerja. Sesibuk apapun jangan melewatkan waktu berharga ini demi mendaf...


Waktu Dhuha aalah waktu kita buntuk berangkat kerja atau sedang bekerja. Sesibuk apapun jangan melewatkan waktu berharga ini demi mendafatkan fadhilah yang ada di dalamnya, jangan mencari rezeki hingga lupa waktu sehingga lupa dengan siapa yang memberkan rezeki itu kepada kita.  kerjakanlah semampunya, seadanya waktu kita dan seminimalnya sebanyak 2 rakaat. Amr bin al-Khalid mengatakan bahwa shalat Dhuha adalah shalatnya para milyuner karean dengannya anda bisa bersedekah untuk setiap persendian tulang anda.

Apa Fadhilah Sholat Dhuha?

Pengganti Sedekah di setiap Sendi tubuh
Rasulullah ﷺ bersabda: Setiap Sendi Pertulangan kalian ada sedekahnya. Setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahhmid adalah sedekah, setiap amar maruf adalah sedekah, setiap nahi mungkar adalah sedekah, dan semua itu cukup dengan dua rakaat Dhuha yang dilakukan oleh salah seorang di antara kalian." (HR.MUSLIM)

Tanda orang yang bertobat
Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalat orang-orang bertobat adalah ketika matahari naik." (HR. Imam Ahmad)

Wasiat Rasullulah ﷺ
Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu bercerita, bahwa Rasullulah ﷺ berwasiat kepadanya tentang tiga hal: Agar saya tidak tidur kecuali setelah mengerjakan shalat Witir, jangan meninggalkan shalat Dhuha karena ia adalah shalat orang-orang yang bertaubat, dan puasa tiga hari di setiap bulannya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dicukupkan oleh Allah kebutuhannya
Allah berfirman dalam hadist Qudsi, "Wahai anak Adam, janganlah lemah untuk mengerjakan empat rakaat di awal singamu, maka Aku akan mencukupkanmu di sisa harinya." (HR. Abu Dawud)

Mendapatkan Pahala Umrah
Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang keluar rumahnya dalam keadaaan suci untuk menunaikan shalat wajib, maka pahalanya seperti pahala orang yang menunaikan gaji. Barangsiapa yang keluar rumahnya untuk mengerjakan shalat Dhuha, tidak ada tujuannya selain itu, maka pahalanya seperti pahala orang yang menunaikan umrah." (HR. Abu Dawud)

jika ingin lebih maka bisa mengerjakannya empat rakaat, delapan rakaat atau 12 rakaat dalam pendapat lainnya.

Doronglah diri untuk menjalankannya sebaik-baiknya dan berusahalah untuk tidak melalaikannya. karena terdapat manfaat yang akan di dapat...



Doronglah diri untuk menjalankannya sebaik-baiknya dan berusahalah untuk tidak melalaikannya. karena terdapat manfaat yang akan di dapatkan dari zikir ini, baik manfaat duniawi namun juga ukhrawi.

Hakikatnya al-Ma'tsurat adalah kumpulan zikir yang ada tuntunannya dari Rasulullah yang biasanya dilakukan pada pagi dan sore.

Apa Fadhilahnya zikir pagi dan sore?

Meninggikan derajat di hadapan Allah dan dihadapan makhluk
Rasulullah ﷺ bersabda :"Apakah kalian ingin saya beritahu dengan amalan paling baik dan paling menyucikan di sisi Penguasa kalian, lebih baik dari menginfakkan emas dan perak, lebih baik dari bertemu musuh kemudian kalian membunuh merka dan mereka membunuh kalian?" Mereka menjawab,"Ya, wahai Rasulullah ." Beliau Berkata, "Berzikir kepada Allah." (HR. Ahmad)

Kedudukan Mulia 
Rasulullah ﷺ bersabda : "Permisalan orang yang mengingat Tuhannya dengan orang tyang tidak mengingat-Nya, seperti orang hidup dan mati".( HR. Bukhari)

Semakin Dekat dengan Allah
Allah berfirman adalam hadis Qudsi, "Aku bersama dengan hamba-Ku terhadap-KU. Aku bersamanya jikalau ia menyebut-KU. Jukalau ia menyebut-KU dalam dirinya, maka Aku menyebutnya dalam diri-KU. Jikalauia menyebut-KU dalamkumpilan orang, maka  Aku menyebutnya dalam kumpulan yang lebih baik darinya. Jikalau ia mendekat kepada-KU sejengkal, maka Aku mendekat kepadanya sehasta. Jikalau ia mendekat kepada-KU sehasta, maka Aku mendekat kepadanya satu depa. Jikalu ia mendatangi-KU berjalan kaki, maka Aku mendatanganinya berlari." (HR. Bukhari dan Muslim)

Membersihkan Hati
Rasulullah ﷺ bersabda: "sSegala sesuatu ada pembersihannya, dan hati adalah berdzikir mengingat Allah.

Faedah lainnya yang bisa di dapatkan adalah menghilangkan kersahan dan kegelisahan, memberikan kebahagiaan dan kesenangan, menyinari wajah, mendatangkan Rezeki mendatangkan cinta Allah, merasa selalu di awasi-NYa, mendekatkan akhirat dan menjauhkan dunia, memudahkan pekara sulit dan melancarkan segaa urusan, menguakan hati dmasih banyak lagi manfaat yang kita dapatkan.

Mulailah Hari Anda dengan Al-Quran dan isilah hari dengannya. Janganlah memulai hari dengan nyanyian-nyanyian yang liriknya tidak sesuai d...


Mulailah Hari Anda dengan Al-Quran dan isilah hari dengannya. Janganlah memulai hari dengan nyanyian-nyanyian yang liriknya tidak sesuai dengan syariat dan tidak ada tuntunannya dari rasullullah SAW. Mengisi hari  dengan Al-Quran akan membuat hidup lebih bersemangat dan hidup semakin diberkahi oleh Allah SWT.

Bagaimana carannya?
Jika mampu maka bacalah Al-Quran sebanyak 1 juz dalam sehari. Jika belum mampu buatlah target untuk menyelesaikan 1 juz dalam berapa hari atau berapa minggu. Jangan sampai tidak membacannya samasekali dalam sehari. Jika sudah mahir dan memahami tajwid dengan baik maka mulailah menghapalnya ayat demi ayat.


Apa fadhilah membaca, mengisi hari dan menghafal Al-Quran?
   Menjadi Ahli Allah di Dunia
Rasulullah ﷺ bersabda: “Allah memiliki keluarga dari kalangan manusia.” Para sahabat bertanya, “Siapakah meraka wahai Rasulullah?” Beliau menjawab “Merekalah Ahli Al-Quran, Mereka adalah ahli Allah dan orang-orang istimewa-Nya”.(Sahih al-Jami)

   Menjadi Syafaat Bagi yang Membacanya
Rasulullah ﷺ bersabda: ”Bacalah Al-Quran karena ia akan datang sebagai pemberi syafaat bagi orang yang membacanya.” (HR.Muslim)

   Mendapat Pahala yang Banyak
Rasulullah ﷺ bersabda: ”barang siapa yang membaca sa huruf dari Kitabullah, maka baginya satu kebaikan. Dan kebaikan dengan sepuluh kali lipatnya, Aku tidak mengatakan Alif Lam mim satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf”.(Sahih al-Jami)

   Mendapat Doa Para Malaikat
Rasulullah ﷺ bersabda:” Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah seraya membaca kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan diturunkan ketenangn kepada mereka, dilingkupi oleh rahmat, para malaikat membentangkan sayapnya atas mereka, dan Allah menyebutkan nama-nama mereka di hadapan mahluk yang ada di sisi-Nya (malaikat)”. (HR.Muslim)

   Mendapatkan Nikmat Sesungguhnya dan Boleh di-dengki
Rasulullah ﷺ bersabda:”tidak ada kedengkian kecuali dalam dua perkara, lakiu-laki diberikan Al-Quran, kemudian membacanya sepanjang malam”. (ai-bukhari dan Muslim)

   Ditinggikan Derajatnya
Umar bin Khathab Radhiyallahu’ Anhu mengatakan bahwa Rasulullah bersabda yang artinya.”Sesungguhnya Allah meninggikan satu kaum dengan Kitab ini dan merendahkan yang alin dengannya juga.”

   Mendapat Kemuliaan yang Besar
Rasulullah ﷺ bersabda:”Persamaan mukmin yang membaca Al-quran adalah seperti Utrujah; baunya harum dan rasanya enak. Permisalan orang mukmin yang tidak membaca Al-Quran adalah seperti kurma; tidak ada baunya dan rasanya manis. Permiusalan orang munafik yang membaca Al-Quran adalah seperti Raihanah; baunnya harum dan rasanya pahit. Permisalan orang munafik yang tidak membaca Al-Quran adalah seperti buah simalakama; tidak ada baunya dan rasanya pahit.” (HR. bukhari dan Muslim)

Buku      : Dahsyatnya Evaluasi Diri seorang Muslim
Penulis   : D.A. Pakih Sati, Lc.
Penerbit : Ziyad Books




setelah anda mengerjakan sholat Subuh berjamaah, kemudian Anda tidak tergesa-gesa pulang kerumah untuk suatu keperluan, maka tidak ada sal...

setelah anda mengerjakan sholat Subuh berjamaah, kemudian Anda tidak tergesa-gesa pulang kerumah untuk suatu keperluan, maka tidak ada salahnya jikalau Anda duduksejenak sampai syuruq (cahaya matahari terbit dengan terang dan jelas), kemudian mengisinya dengan zikir, istigfar, dan membaca Al-Quran.

Rasulullah ﷺ bersabda yang artinya:
"Barangsiapa yang mengerjakan shalat subuh berjamaah, kemudian duduk bertasbih kepada Allah sampai Dhuha, maka ia mendapatkan pahala haji dan umrah, sempurna haji dan umrahnya." (HR. ath-Thabrany)

"Barangsiapa yang duduk di tempat shalatnya setelah selesai mengerjakan shalat Subuh sampai mengerjakan dua rakaat Dhuha, dan tidak mengucapkan kecuali kebaikan, maka diampuni keslahan-kesalahannya; walaupun lebih banyak dari buih lautan." (HR. Abu Dawud)

Apakah harus duduk di tempat shalatnya saja dan tidak boleh berpindah ketempat lainnya, atau boleh berpindah ke tempat lainnya?

Syeikh asy-Syinqithy Rahimahullah menjelaskan, bahwa hendaklah ia tetep berada di tempat shalatnya dan tidak berpindah ke tempat lainnya, agar ia mendapatkan fadhilah yang dijanjikan dalam hadis tersebut. Sedangkan Ibn Rajab al-Hambaly menegaskan, bahwa jikalau ia berpindah ke tempat lainnya, maka tidak apa-apa, ia tetap mendapatkan fadilah yang dijanjikan.


Buku      : Dahsyatnya Evaluasi Diri seorang Muslim
Penulis   : D.A. Pakih Sati, Lc.
Penerbit : Ziyad Books

Rabi'ul Akhir artinya adalah musim semi terakhir atau musim semi kedua. Disebut demikian karena pada bulan ini, biasanya musim semi k...


Rabi'ul Akhir artinya adalah musim semi terakhir atau musim semi kedua. Disebut demikian karena pada bulan ini, biasanya musim semi kedua trlah tiba setelah musim semi pertama pada bulan Rabi'ul Awal.



Keistimewaan Bulan Rabi'ul Akhir

Diturunkannya surat Al Hasyr.

Surah al Hasyr memiliki arti pengusiran. Dalam surat ini, menceritakan pengusiran suku Bani Nadzir beragama Yahudi yang tinggal di sekitar madinah. Dalam surat ini juga menjelaskan tentang perintah takut pada Allah dan diakhiri dengan nama-nama Allah yang mulia. Seperti Ar Rahman, Ar Rahim, al Malik, Al Quddus, As Salam, Al Mukmin, Al Muhaimin, al Jabbar, Al Mutakabbir, Al Kholiq, al Bari’, Al Mushowwir.


Kemenangan Islam 

Kemenangan umat Islam pada bulan Rabiul Akhir terjadi pada peperangn pemberontak dari kaum kafir yang sengaja memusuhi islam. Terjadi banyak peperangan pada bulan ini di masa Rasulullah, diantaranya: 
  • Perang Najran (pengusiran bani Nadzir)
  • Perang Al Ghabah (disebut Al Ghobah karena penyerangan oleh Unaynah bin Hizn Al Farisi orang Ghatafan terhadap unta-unta milik nabi di Al Ghabah. Perang ini juga disebut perang Dzi Qarad, terjadi pada 6H )
  • Perang al Ghamar(untuk menyerang kabilah Bani Asad yang dipimpin oleh Ukkashah bin Mishan)Pada pemerintahan Abu Bakar Ash Shiddiq, terjadi pengepungan Damsyik yang dipimpin oleh Kholid bin Walid dan Ubaidah bin Jarrah selama 70 hari pada tahun 14 H.
  • Perang Jamal antara pasukan Sayyidati Aisyah melawan pasukan Khalifah Ali bin Abi Tholib. Pada tahun terjadinya perang ini disebut tahun fitnah.


Bulan Pembukan Damasyik

Damasyik atau disebut juga Damaskus (Suriah) dulunya dihuni oleh orang-orang yang membangkang terhadap uslam. Pada zamab Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq, pernah dilakukan penaklukan terhadap wulayah itu di bawah komando Abu Ubaidah bin Jarrah dan Khalid bin Walid pada Rabi'ul Akhir rahun 14 Hijriah.




Ibadah Sunnah Harian Pada Bulan Rabi'ul Akhir.

Bershadaqah
Karena dalam bulan ini banyak terjadi perang dan mengingatkan kita tentang perang, maka sebaiknya kita mulai membangun rasa cinta kepada sesama dengan meningkatkan shodaqoh amal jariyah.

Berpuasa 
Perbanyak dalam puasa Senin-Kamis dan puasa ayyamul bid pada tanggal 13, 14, dan 15 pada kalender hijriah.

Banyak Berdzikir
Berdzikir merupakan bentuk penghambaan kita terhadap Allah yang telah memberikan kita kesempatan bernafas kembali. Berdzikir juga dapat dilakukan dengan berdoa dan lain sebagainya.

Membaca Al-Quran
Para ulama menekankan bahwa membaca AlQuran merupakan ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat muslim secara keseluruhan. Karena banyak faedah yang akan di dapatkan oleh setiap muslim yang senantiasa menghiasi harinya dengan Al Quran.


Demikian  keutamaan bulan Rabiul Akhir. Adapun bulan Robiul Akhir sebagai pengingat kita untuk selalu lebih bersyukur dan lebih baik tiap harinya. Wallahu A’lam.


Dikutip dari : Buku Harian Orang Islam Agenda Syar'i Muslim/Muslimah Teladan Sepanjang Tahun dan berbagai sumber.

Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh... Sepertiga malam adalah waktu yang sangat baik bagi kita untuk bermuhasabah diri setelah ...



Assalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...

Sepertiga malam adalah waktu yang sangat baik bagi kita untuk bermuhasabah diri setelah aktivitas yang kita lakukan. Bukan tanpa alasan, di balik heningnya suasana pagi, ada banyak hikmah yang mendalam. Diantaranya; berlimpahnya pahala dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kesegaran udara subuh yang menyegarkan fisik, konsentrasi pikiran dan daya ingat yang kuat untuk menyambut datangnya hikmah dan ilmu-ilmu Allah Subhanahu Wa Ta'ala , bergantinay malaikat saing dn malam dan bukankah Allah Subhanahu Wa Ta'ala datang ke bumi. Banyak peristiwa yang terjadi di sepertiga malam.



Di sepertiga malam juga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menyuruh kita untuk sholat malam. Allah Subhanahu Wa Ta'ala memberikan kita doorprize yang sangat luar biasa, asalkan kita meminta dengan sungguh-sungguh.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dalam sabda beliau:
 “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia setiap sepertiga malam akhir. Ia lalu berkata: ‘Barangsiapa yang berdoa, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni. Hingga terbit fajar‘ ” (HR. Bukhari 1145, Muslim 758)
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga berbicara tentang pentingnya pagi hari untuk manusia dalam mencari rezeki.
 Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Berpagi-pagilah mencari rezeki, karena berpagi-pagi itu membawa berkah dan menghasilkan kemenangan. Jangan sampai ayam jantan lebih cerdas darimu. Ia berkokok sebelum fajar, sementara kamu masih mendengkur tidur hingga matahari terbit.”
(HR. Bukhari dan Muslim) 
Mandi sebelum melaksanakan Shalat Sunnah dan Shalat Subuh berjamaah. Hikmahnya adalah mendapat limpahan pahala, kesegaran air dan udara subuh yang baik terutama untuk menyehatkan paru-paru serta menyegarkan pikiran. Asupan oksigen yang masih bebas polusi bias menyehatkan otak. Mandi saat fajar juga berpengaruh pada kejiwaan, kebiasaan mandi seperti ini memiliki efek relaksasi pada tubuh. Tubuh akan menjadi lebih rileks dan pikiran pun menjadi tenang dan kita menjadi semangat dalam beraktivitas dan lebih produktif. 



MENURUT KEDOKTERAN:

Menurut penelitian, makin pagi air yang kita gunakan maka kandungan O3 yang terkandung didalamnya adalah lebih besar, dan O3 ini mengandung khasiat yang menakjubkan bagi tubuh bila digunakan untuk keperluan mandi pagi yaitu pada saat fajar. Ada pula yang mengatakan, bahwa air dingin pada waktu sebelum subuh atau waktu sepertiga malam memiliki partikel alfa yang sangat besar. Partikel Alfa ini memiliki energi yang kuat sekali. Mungkin hal ini pula yang menjadikan tubuh lebih bugar ketimbang mandi pagi pada umumnya. 

Untuk mereka yang memiliki penyakit berat sebaiknya mandi dengan suhu air hangat (bukan panas) yang mendekati suhu tubuh sehingga sistem penyesuaian atau adaptasi yang sedang lemah tidak dirangsang secara paksa.

1. Mandi pagi mampu melancarkan peredaran darah.
2. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan sel darah putih.
3. Mandi dengan air dingin bisa menurunkan resiko darah tinggi.
4. Mandi dengan air dingin dapat meningkatkan kesuburan.
5. Mandi pagi memperbaiki kesehatan jaringan tubuh.
6. Mandi pagi dengan air dingin dapat membuat rambut lebih sehat.
7. Mandi air dingin berkhasiat meredakan depresi.
    
Dan yang paling utama jika kita mandi sebelum melaksanakan Shalat Sunnah dan Shalat Subuh adalah kita akan semakin berkonsentrasi dalam beribadah kita akan semakin khusyu dalam sholat, otak lebih segar dalam menerima ilmu dan waktu yang bagus untuk menghafal.

Secara garis besar mandi di waktu pagi membuat kita lebih produktif, membuat kita sehat, dan menjauhkan kita dari sifat malas.

Fatimah ra, putri Rasulullah saw pernah bercerita, “Ayahku lewat di sampingku, sedang aku masih berbaring di waktu pagi. Lalu beliau menggerakkan badanku dengan kakinya dan berkata, “Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezki Tuhanmu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai karena Allah membagikan rezki kepada hamba-Nya, antara terbi tfajar dengan terbit matahari.”
(HR Ahmad dan Baihaqi) 
Semoga kita selalu mendapat hidayah dari Allah SWT, untuk selalu memanfaat waktu fajar dengan ketaqwaan. Allahu a'lam

Wassalamu’alaikumwarahmatullahiwabarakatuh...

"Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya."(QS. Ibrahim: 34)    Renungkan nikma...

"Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya."(QS. Ibrahim: 34)  
Renungkan nikmat yang Allah berikan pada dirimu di setiap detiknya. Allh telah melipatkan nikmat-Nya dari ujung rambut hingga ke bawah kedua telapak kaki.

Nikmat Allah bukan hanya berupa materi. Kebanyakan dari kita selalu mengukur suatu kenikmatan hidup dari materi, sehingga kita lupa dengan nikmat Allah yang lain seperti Kesehatan oksigen yang kita hirup, cahaya yang di tangkap mata, sistem pencernaan, metabolisme tubuh, keamanan negara, sandang pangan, air dan masih banyak lagi sampai kita tidak sanggup menghitungnya, semuanya tersedia dalam hidup kita. Lagi-lagi kita tidak bersyukur. astagfirullah!

"Dan, Dia menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu lahir dan batin."  (QS. Luqman: 20) 
Allah telah menyempurnakan nikmatnya dengan memenuhi kebutuhan kita sehari-hari. Hanya saja cara kita mendapatkannya (rezeki) dengan cara berbeda, Allah menciptakan kita berpasang-pasang agar kita bisa berbagi saling menyayangi, menciptakan kita sebuah keluarga sehingga kita merasa lengkap. Dan Allah juga menciptakan kita dengan akhlak yang mulia (fitrah) hanya saja kadang lingkungan dan apa yang kita lihat merubahnya. Allah juga mewajibkan kita beribadah kepada-Nya agar batin kita senantiasa mengingat betapa bersar karunia dan perannya terhadap diri kita. 


"Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?."
(QS. Ar-Rahman: 13) 

Apa berjalan dengan kedua kaki itu sesuatu yang sepele, kaki bisa saja bengkak bila digunakan untuk berjalan tiada henti? Apakah berdiri tegak di atas kedua betis itu sesuatu yang mudah bisa saja betis itu bergetar menhahan beban? 

Berdirilah di depan cermin dan liahatlah apa yang ada padamu. Kedua telingamu pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaran, dimana Allah menjauhkan kamu dari ketulian. Lihat dan rasakan kedua matamu yang tidak buta. Lihat dan rasakan kulitmu yang sehat dan terbebas dari penyakit. Rasakan sistem pencernaaanmu dimana kamu bisa merasa lapar, haus, kenyang, dan saat makan proses apa saja yang terjadi di dalamnya sehingga kamu tidak tau makanan mana yang akan menjadi nutrisi dan yang akan di buang dari tubuhmu. Dan betapa luar biasanya fungsi otak yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan.  Coba fikirkan siapa yang menciptakan dengan sangat sempura? Apakah ada mahluk yang bisa menciptakan? 

Adakah ingin menukar mata dengan emas, menjual pendengaran seharga perak satu bukit? Maukah menukar kedua tangan dengan untaian mutiara, sementara tangan buntung? Maukah menjual organ? Menjual otak?
Sebenarnya kamu berada dalam kenikmatan tiada tara dan kesempumaan tubuh, tetapi kamu tidak menyadarinya. Kamu tetap merasa resah, suntuk, sedih, dan gelisash, meskipun masih mempunyai nasi hangat untuk disantap, air segar untuk diteguk, waktu yang tenang untuk tidur pulas, dan kesehatan untuk terus berbuat. Kamu selalu merasa kurang karena kamu tidak pernah melihat apa yang ada di bawah, samping kiri kananmu.

Kamu memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga lupa mensyukuri yang sudah di dapat. Selalu ingin lebih dan lebih, selalu berpikir materi adalah segalannya. Padahal, jika kamu bersyukur dengan apa yang ada padamu saat ini, apa yang kamu dapatkan sesungguhnya masih memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagian, karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Maka pikirkan semua nikmat itu, dan kemudian syukurilah! 

"Dan, pada dirimu sendiri. Maka, apakah kamu tidak memperhatikan." (QS. Adz-Dzariyat: 21) 
Pikirkan apa yang ada pada diri, keluarga, rumah, pekerjaan, kesehatan, dan apa saja yang tersedia di sekeliling. Tidakkah kamu perhatikan jejak-jejak kenikmatan Allah padamu? Apa Allah berlaku tidak adil padamu? Lihat sistem syarafmu, sistem pernafasanmu, sistem pencernaanmu adakah cela? 

"Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya." (QS. An-Nahl: 83) 
Kita sungguh sangat tau nikmat Allah pada kita. Allah tau apa yang kita butuhkan. Nikmati dn syukuri apa yang telah ada padamu jangan mengingkarinya sungguh Allah telh adil pada semua makhluknya tanpa terkeculi.


Allah Is Calling You,   saat Allah memanggilmu apa yang  kamu lakukan? Ada sebuah kisah tentang sahabat bernama Jalil, Saat dia sedang memeg...


Allah Is Calling You,  saat Allah memanggilmu apa yang  kamu lakukan?

Ada sebuah kisah tentang sahabat bernama Jalil, Saat dia sedang memegang kampak di tanggnnya di mana saat itu ia ingin menebang sebuah pohon, amun sebelum dia mengayunkan kampak itu ia mendengarkan seruan Adzan "Allahhu Akbar". Apa yang sahabat ini lakukan?


Dan itu yang akan kita ambil hikmah dan pelajaran dari sahabat ini. we have to change!! Ketika kita mempelajari sesuatu kemudian menerapkannya itu akan menjadi ilmu, dan hujjah bagi dirimu sendiri yang akan meningkatkan keimanan kita kepada sang pemilik sang pencipta dan yang maha mengetahui segala sesuatu Allah Subhanallahu Ta'ala.

Jadi saat sahabat ini ingin menebang pohon kemudaian ia mendengar adzan, maka ia segera melepaskan kampak itu ia batalkan niatnya untuik menebang dan segera menjawab panggilan Allah kepadanya.

Mulai sekarang akhi/ukhti ketika mendengar panggilan Allah adzan "Allahhu Akbar" segeralah melepaskan apa pun urusanmu. Karena apa bila kamu tidak melepaskan segala urusanmu, kamu sama saja mengatakan dengan tindakan dan perbuatan bahwa Allah tidak Maha Besar, Allah tidak besar dari apapun. Kertas-kertas itu lah yang besar, tontonan itu lah lebih besar, handphone, laptop, meeting, itu lah yang lebih besar. Subhanallah!!

Jadi sahabat itu berkata "jika aku meneruskan menebang pohon itu, maka tidak diberkati". Ketika kamu mendengar Allahu Akbar, tapi kamu melakukan sesuatu yang lain. Maka Allah tidaklah besar bagimu. Apa yang lebih besar dari Allah? Siapa yang lebih penting daripada Allah? Bagaimana Allah dalam hidupmu? Apakah Allah diutamakan? atau Allah baru di ingat ketika "aku sedang ada waktu dan tidak sibuk?" 

Mulai sekarang ketika Allah memanggil "Allahhu Akbar" tidak ada yang lebih besar dari pada Allah Subhanallahu Ta'ala. Nothing!  Bagaimana cara kamu mencapai khusyu? Adalah ketika kamu mendengar dan berkata Allahhu Akbar, kamu meresapinya merenungkan apa yang telah Allah lakukan kepadamu, kebaikan-kebaikan apa yang dia berikan. Dan saat kamu mendengar Adzan itu adalah jawaban dari semua pertanyanmu. 

Dalam adzan satu-satunya yang di ulang sebanyak 4 kali adalah Allahhu Akbar, itu mengatakan pada kita bahwa Allah maha besar, besar dari apapun. Allah besar dari siapa? lebih besar dari Bossmu, lebih besar dari TVmu, lebih besar dari pekerjaanmu, lebih besar dari bisnismu, lebih besar dari harta kekayaanmu, lebih besar dari keluargamu, lebih besar dari pasanganmu, lebih besar dari apapun. anything else!!

Setelah di ulang sebanyak 4 kali tapi kamu masih tidak mendengarkannya, tidak mengindahkannya dengar lagi apa seruan Allah pada kita "Ashadualla ilahailallah" apakah kamu sungguh bersaksi dan menyatakan tida tuhan selain Allah? tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Allah? lalu kenapa kamu menyembah rupiah-rupiahmu, dolar-dolarmu? mengapa kamu menyembah bosmu bukan Allah? siapa diantara mereka yang mempunyai kunci surga dan neraka? siapa yang lebih berarti untukmu? siapa yang paling kamu butuhkan? siapa yang akan datang menolongmu? siapa yang mengatur takdirmu? 

Saat melaksanakan sholat kamu ingin sholat itu cepat selesai too fast karena kamu ingin mengejar hal-hal duniawi kamu lupa bahwa Allah yang kamu datangi panggilannya dengan terburu, Dia lah yang mengatur pekerjaan atau rezkimu. Jadi bagai mana kamu dapat meninggalkan Dia yang berkuasa penuh atas duniamu? be smart think again.

Jadi mulai sekarang ketika kamu mendegarkan ALLAHHU AKBAR renungkanlah! tinggalkan semua yang berkaitan dengan duniawi, dunia ini sangat kecil, dunia ini sebagai usaha kita untuk mendapatkan tiket ke surganya Allah, untuk mendapatkantempat di sisiNya maka kita mencicilnya setiap hari dengan beribadah, menjalankan perintah-perintahnya dan menjauhi segala bentuk larangan-larangannya.

Saat kamu tidak mendengar Allahu Akbar atau Ashadualla ilahailallah kamu akan berkaata ashadu anna muhammadarrasulullah. Apakan ini uamtnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam? dapatkah kamu bersaksi bahwaa muhammad adalah benar utusan Allah? pada kenyataan kamu malah menjauh dari sunnah-sunnahnya? bagaimana itu bisa terjadi saat kamu mengatakan ashadu anna muhammadarrasulullah?

Tidak mendengarkan panggilanNya lagi, Allah memberitahumu dengan sangat jelas like crystal clear "hayya ala salah (datanglah untuk sholat)" jika seruan ini maih juga belum menggerakan hatimu dan kamu masih tidak mengerti juga Allah kembali menyeru mu dangan "hayya alal falah (marilah kita mencapai kemenangan/kebahagiaan)" deri kehidupan ini dan kehidupan setelahnya (akhirat).

Tampa lelah Allah mengingatkanmu lagi sebelum Adzn berakhir Dia menyerukan pada kita "ALLAHHU AKBAR ALLAHHU AKBAR LA ILAHA ILLALLAH" 

So saat allah memanggil segera datang dan memintalah apa yang kamu inginkan pada hari itu dan pada hari yang akan datang. segera jawab panggilnnya. panggilan Dia yang dapat menghidupkan dan mematikan kamu kapan saja. 

“Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.”
(QS. Al-Mu’min: 60).

Allah Is Calling You,   saat Allah memanggilmu apa yang  kamu lakukan? Ada sebuah kisah tentang sahabat bernama Jalil, Saat dia sedang ...


Allah Is Calling You,  saat Allah memanggilmu apa yang  kamu lakukan?

Ada sebuah kisah tentang sahabat bernama Jalil, Saat dia sedang memegang kampak di tanggnnya di mana saat itu ia ingin menebang sebuah pohon, amun sebelum dia mengayunkan kampak itu ia mendengarkan seruan Adzan "Allahhu Akbar". Apa yang sahabat ini lakukan?


Dan itu yang akan kita ambil hikmah dan pelajaran dari sahabat ini. we have to change!! Ketika kita mempelajari sesuatu kemudian menerapkannya itu akan menjadi ilmu, dan hujjah bagi dirimu sendiri yang akan meningkatkan keimanan kita kepada sang pemilik sang pencipta dan yang maha mengetahui segala sesuatu Allah Subhanallahu Ta'ala.

Jadi saat sahabat ini ingin menebang pohon kemudaian ia mendengar adzan, maka ia segera melepaskan kampak itu ia batalkan niatnya untuik menebang dan segera menjawab panggilan Allah kepadanya.

Mulai sekarang akhi/ukhti ketika mendengar panggilan Allah adzan "Allahhu Akbar" segeralah melepaskan apa pun urusanmu. Karena apa bila kamu tidak melepaskan segala urusanmu, kamu sama saja mengatakan dengan tindakan dan perbuatan bahwa Allah tidak Maha Besar, Allah tidak besar dari apapun. Kertas-kertas itu lah yang besar, tontonan itu lah lebih besar, handphone, laptop, meeting, itu lah yang lebih besar. Subhanallah!!

Jadi sahabat itu berkata "jika aku meneruskan menebang pohon itu, maka tidak diberkati". Ketika kamu mendengar Allahu Akbar, tapi kamu melakukan sesuatu yang lain. Maka Allah tidaklah besar bagimu. Apa yang lebih besar dari Allah? Siapa yang lebih penting daripada Allah? Bagaimana Allah dalam hidupmu? Apakah Allah diutamakan? atau Allah baru di ingat ketika "aku sedang ada waktu dan tidak sibuk?" 

Mulai sekarang ketika Allah memanggil "Allahhu Akbar" tidak ada yang lebih besar dari pada Allah Subhanallahu Ta'ala. Nothing!  Bagaimana cara kamu mencapai khusyu? Adalah ketika kamu mendengar dan berkata Allahhu Akbar, kamu meresapinya merenungkan apa yang telah Allah lakukan kepadamu, kebaikan-kebaikan apa yang dia berikan. Dan saat kamu mendengar Adzan itu adalah jawaban dari semua pertanyanmu. 

Dalam adzan satu-satunya yang di ulang sebanyak 4 kali adalah Allahhu Akbar, itu mengatakan pada kita bahwa Allah maha besar, besar dari apapun. Allah besar dari siapa? lebih besar dari Bossmu, lebih besar dari TVmu, lebih besar dari pekerjaanmu, lebih besar dari bisnismu, lebih besar dari harta kekayaanmu, lebih besar dari keluargamu, lebih besar dari pasanganmu, lebih besar dari apapun. anything else!!

Setelah di ulang sebanyak 4 kali tapi kamu masih tidak mendengarkannya, tidak mengindahkannya dengar lagi apa seruan Allah pada kita "Ashadualla ilahailallah" apakah kamu sungguh bersaksi dan menyatakan tida tuhan selain Allah? tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Allah? lalu kenapa kamu menyembah rupiah-rupiahmu, dolar-dolarmu? mengapa kamu menyembah bosmu bukan Allah? siapa diantara mereka yang mempunyai kunci surga dan neraka? siapa yang lebih berarti untukmu? siapa yang paling kamu butuhkan? siapa yang akan datang menolongmu? siapa yang mengatur takdirmu? 

Saat melaksanakan sholat kamu ingin sholat itu cepat selesai too fast karena kamu ingin mengejar hal-hal duniawi kamu lupa bahwa Allah yang kamu datangi panggilannya dengan terburu, Dia lah yang mengatur pekerjaan atau rezkimu. Jadi bagai mana kamu dapat meninggalkan Dia yang berkuasa penuh atas duniamu? be smart think again.

Jadi mulai sekarang ketika kamu mendegarkan ALLAHHU AKBAR renungkanlah! tinggalkan semua yang berkaitan dengan duniawi, dunia ini sangat kecil, dunia ini sebagai usaha kita untuk mendapatkan tiket ke surganya Allah, untuk mendapatkantempat di sisiNya maka kita mencicilnya setiap hari dengan beribadah, menjalankan perintah-perintahnya dan menjauhi segala bentuk larangan-larangannya.

Saat kamu tidak mendengar Allahu Akbar atau Ashadualla ilahailallah kamu akan berkaata ashadu anna muhammadarrasulullah. Apakan ini uamtnya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam? dapatkah kamu bersaksi bahwaa muhammad adalah benar utusan Allah? pada kenyataan kamu malah menjauh dari sunnah-sunnahnya? bagaimana itu bisa terjadi saat kamu mengatakan ashadu anna muhammadarrasulullah?

Tidak mendengarkan panggilanNya lagi, Allah memberitahumu dengan sangat jelas like crystal clear "hayya ala salah (datanglah untuk sholat)" jika seruan ini maih juga belum menggerakan hatimu dan kamu masih tidak mengerti juga Allah kembali menyeru mu dangan "hayya alal falah (marilah kita mencapai kemenangan/kebahagiaan)" deri kehidupan ini dan kehidupan setelahnya (akhirat).

Tampa lelah Allah mengingatkanmu lagi sebelum Adzn berakhir Dia menyerukan pada kita "ALLAHHU AKBAR ALLAHHU AKBAR LA ILAHA ILLALLAH" 

So saat allah memanggil segera datang dan memintalah apa yang kamu inginkan pada hari itu dan pada hari yang akan datang. segera jawab panggilnnya. panggilan Dia yang dapat menghidupkan dan mematikan kamu kapan saja. 

“Mintalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan.”
(QS. Al-Mu’min: 60).

Well kita semua pernah dalam situasi ini, yang kadang terjadi kalau kita idur terlalu malam begadang bahasa bekennya, terlalu lelah, dan l...

Well kita semua pernah dalam situasi ini, yang kadang terjadi kalau kita idur terlalu malam begadang bahasa bekennya, terlalu lelah, dan lain sebagainya. Saat kita bangun matahari sudah terbit dan waktu sholat sudah terlewat.

Biasanya kalau sudah telat untuk subuh, langsung deh tarik selimut, atur posisi nyaman tidur lagi, atau biarain deh udah telat gini, lalu di abaikan waktunya dengan nonton TV, buka medsos dal lainnya.


Jadi harus bagaimana?

Pertama, segera sholat saat terbangun as soon as you wakeup.
Sunnah Rasulullah, kita harus segera sholat subuh setelah bangun tidur walaupun terlambat, dan matahai sudah terbit karena bukan kesengajaan.

“Barangsiapa yang lupa atau tertidur dari shalat, maka kafaroh (tebusannya) adalah dia shalat ketika dia ingat.” (Muttafaqun’ alaih, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Lihat Misykatul Mashobih yang ditahqiq oleh Syaikh Al Albani) 

Dari Abu Qotadah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
 “Jika seseorang tertidur, itu bukanlah berarti lalai dari shalat. Yang disebut lalai adalah jika seseorang dalam keadaan sadar (sudah terbangun). Jika seseorang itu lupa atau tertidur, maka segeralah dia shalat ketika dia ingat. Karena Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Tunaikanlah shalat ketika seseorang itu ingat.” (QS. Thaha : 14).” (HR. Muslim. Shohih. Lihat Misykatul Mashobih yang ditahqiq oleh Syaikh Al Albani)

Gimana kalau lalai? sudah bangun tapi sengaja di lambat-lambatkan sehingga saat sadar matahari sudah terbit, sudah beberapa jam terlewat karena terlena dengan sesuatu. Maka hukum yang diatas gugur terhadapnya jadi gak wajib lagi untuk sholat, karena dia sengaja lalai. 

Kedua, tingkatkan lagi dalam mengerjakan sholat wajib, sunnah dan sholat yang sangat dianjurkan.
So jadikan sholat subuh yang terlewat sebagai cambukan keimanan untuk meningkatkan ibadah wajib dan sunnah yang Rasulullah perintahkan. 
contohnya sholat Dhuha yaitu sholat sunnah yang di lakukan setelah matahari terbit. jadi kalau sholt subuh terambat paling tidak lakukanlah sholat Dhuha untuk meningkatkan iman kita pada hari itu.

Ketiga, jangan biarkan sholat wajib (utama) atau sunnah lainnya di lupakan.
Biasanya saat subuh terlewat setan akam membisikan di telinga kita "buat apa sholat yang lainnya (wajib dan sunnahlainnya), sedangkan tadi tidak sholat subuh, tidak akan sempurna ibadahmu hari ini jadi percuma" Naudzubillah!!

Sholat subuh yang terlewat seharusnya membuat kita lebih berusaha untuk sholat tepat waktu. Kareana banyak fadillah yang Allah berikan pada kita.
Di antaranya : ..
1. Dicintai Allah SWT ..
2. Badan selalu sehat ..
3. Dijaga oleh malaikat ..
4. Diturunkan berkah untuk rumahnya ..
5. Wajahnya akan menunjukkan tanda-tanda orang yang shaleh..
6. Akan berhati lembut ..
7. Melalui jembatan Shiratal Mustaqim seperti kilat ..
8. Diselamatkan dari siksa api neraka ..
9. Ditempatkan ke dalam golongan orang-orang tidak takut dan bersedih ..


"Amalan yang paling dicintai oleh Allah SWT adalah shalat pada waktunya, berbakti kepada orang tua, kemudian jihad di jalan Allah SWT." (Kanzul Ummal, jilid 7, hadist 18897)

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam  bersabda: HR. Muslim no. 2946  "Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada makhluk di muka...

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

HR. Muslim no. 2946
 "Wahai manusia, sesungguhnya tidak ada makhluk di muka bumi ini sejak Allah menciptakan Adam sampai hari kiamat yang fitnahnya lebih besar daripada Dajjal."

HR. Bukhari
 "Aku benar-benar akan memperingatkan kalian tentang Dajjal. Tidak ada seorang nabi melainkan ia pernah memperingatkan kaumnya tentang masalah tersebut. Tetapi aku akan mengatakan kepada kalian suatu ucapan yang belum pernah dikatakan oleh seorang nabi pun sebelumku. Dia itu (Dajjal) picak (bermata sebelah) sedangkan Allah tidaklah picak."


Ada riwayat Muslim yang diterima dari Fatimah binti Qais mengatakan: “Saya telah mendengar muazzin Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memanggil untuk solat. Saya pun pergi ke masjid dan solat bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Selesai solat, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam naik ke atas mimbar. Nampak semacam bergurau Baginda tertawa dan berkata: “Jangan ada yang bergerak. Hendaklah semua duduk di atas sajadahnya.” Kemudian berkata: “Tahukah kamu mengapa aku memerintahkan kamu jangan ada yang pulang?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.” Rasulullah bersabda, "Demi Allah sesungguhnya aku mengumpulkan kalian bukanlah untuk suatu kabar gembira atau kabar buruk, akan tetapi aku mengumpulkan kalian karena Tamim Ad-Daari yang dahulunya seorang laki-laki pemeluk agama Nasrani datang padaku kemudian berbaiat dan memeluk agama islam. Ia telah berkata kepadaku dengan suatu perkataan yan pernah aku katakan kepada kalian tentang Al-Masih Ad-Dajjal.

Jadi Tamim Ad-Daari adalah sahabat yang pernah bertemu, berbicara, dan melihat  Dajjal dengan secara langsung. face to face!! 

Simak ceritannya,,

Ia (Tamim Ad-Daari) mengisahkan perjalanannya kepadaku (Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam) bahwa ia berlayar dengan sebuah kapal laut bersama 30 orang laki-laki dari kabilah Lakham dan Judzam. Kemudian mereka terombang-ambing oleh ombak selama satu bulan. Hingga mereka terdampar pada sebuah pulau di (tengah) laut yang terletak di daerah tempat terbenamnya matahari, lalu mereka duduk (istirahat) pada tempat yang lebih dekat dengan kapal. 

Setelah itu mereka masuk ke dalam pulau tersebut lalu mereka bertemu dengan seekor binatang yang berbulu lebat (sehingga) mereka tidak dapat memperkirakan mana bagian belakang (ekornya) dan mana bagian depan (kepalanya) karena bulunya yang terlalu banyak. 

Mereka berkata, "Celaka kamu, (hewan jenis) apakah kamu ini?" 

Ia (hewan) itu menjawab, "Saya adalah Al-Jassasah." 

Mereka bertanya lagi, "Apakah Al-Jassasah itu?" **mata-mata atau pembawa berita**

(tanpa menjawab) Ia berkata, "Wahai kaum pergilah kalian kepada seorang laki-laki yang berada di biara itu. Sesungguhnya ia sangat ingin mendengarkan berita-berita dari kalian!"

Tamim ad Dari berkata, "Ketika hewan itu telah menjelaskan kepada kami tentang laki-laki itu, kami pun ketakutan bahwa ia adalah setan." Tamim berkata lagi, "Lalu kami segera berangkat sehingga kami memasuki biara tersebut, di sana terdapat seorang manusia yang paling besar yang (pernah) kami lihat, dalam keadaan terikat belenggu yang sangat kuat. Kedua tangannya terikat ke lehernya di antara dua lutut dan kedua mata kakinya terbelenggu dengan besi. 


Kami berkata, "Celaka, siapakah kamu ini?" 

Ia (Dajjal) menjawab, "Takdir telah menentukan bahwa kalian akan menyampaikan kabar-kabar kepadaku, maka kabarkanlah kepadaku siapakah kalian ini?" 

Mereka menjawab, "Kami adalah orang-orang Arab yang berlayar dengan sebuah kapal, tiba-tiba kami menghadapi sebuah laut yang berguncang, lalu ombak mengombang-ambingkan kapal kami selama satu bulan dan kami berlabuh (terdampar) di pulaumu ini. Lalu kami duduk di tempat yang terdekat dengan kapal kemudian kami masuk pulau ini maka kami bertemu dengan seekor binatang yang sangat banyak bulunya yang tidak dapat diperkirakan mana ekor dan mana kepalanya karena banyak bulunya. Maka kami bertanya kepadanya, 'Celaka kamu, (hewan jenis) apakah kamu ini?’ ia menjawab, 'Aku adalah Al-Jassasah.' Ia berkata, 'Pergilah kalian kepada seorang laki-laki yang berada di biara itu. Sesungguhnya ia sangat ingin mendengarkan berita-berita yang kalian bawa!' Lalu kami segera menuju tempat kamu ini dan kami terkejut bercampur takut karena mengira bahwa kamu ini adalah setan."

Laki-laki besar yang terikat itu berkata (Dajjal) , "Beritakanlah kepada saya tentang pohon-pohon kurma yang ada di (daerah) Baysan!" ** Baysan adalah kota di Yordania**

Kami berkata, "Apa yang ingin kamu ketahui tentangnya?" 

Ia (Dajjal) berkata, "Saya menanyakan tentang pohon-pohon kurma apakah berbuah?" 

Kami menjawab, "Ya!" Ia berkata, "Adapun pohon-pohon kurma itu maka ia (sebentar lagi) hampir saja tidak akan berbuah lagi."  **and today really kebun kurma di Baisan negara yordania sudah tidak banyak ditumbuhi pohon kurma, kurma jadi langka**

Kemudian ia (Dajjal) berkata lagi, "Beritakanlah kepadaku tentang laut Tobariyah (Tiberia)!" 

Mereka berkata, "Apa yang ingin kamu ketahui tentangnya?" 

Ia (Dajjal) bertanya, "Apakah ada airnya?" 

kami menjawab, "laut itu airnya sangat banyak." 

Ia (Dajjal) berkata, "Adapun airnya, maka ia (sebentar lagi) hampir saja akan habis." 
**now Danau Tiberia airnya sedikit demi sedikit berkurang dari sebelumnya **

Kemudian ia (Dajjal) berkata lagi, "Beritakanlah kepada saya tentang mata air Zaghor!" 

Mereka menjawab, "Apa yang ingin kamu ketahui tentangnya?" 

Ia (Dajjal) bertanya, "Apakah di sana masih ada air dan penduduk di sana masih bertani dengan menggunakan air dari mata air Zaghor itu?" 

Kami menjawab, "Benar, ia berair banyak dan penduduknya bertani dari mata air itu." 

Lalu ia (Dajjal) berkata lagi, "Beritakanlah kepadaku tentang nabi yang ummi, apa sajakah yang sudah ia perbuat?" 

Mereka menjawab, "Dia telah keluar dari Mekah dan tinggal di Yatsrib (Madinah)." 

Lalu ia (Dajjal) bertanya, "Apakah ia diperangi oleh orang-orang Arab?" 

Kami menjawab, "Ya!!" 

Ia (Dajjal) bertanya lagi, "Apakah yang ia lakukan terhadap mereka?" 

Maka kami memberitahukan kepadanya bahwa ia (Nabi) itu telah menundukkan orang-orang Arab yang bersama dengannya dan mereka menaatinya." 

Lalu ia (Dajjal) berkata, "Apakah itu semua telah terjadi?" 

kami menjawab, "Ya!!" 

Ia (Dajjal) berkata, "Sesungguhnya adalah lebih baik bagi mereka untuk menaatinya. dan sungguh aku akan mengatakan kepada kalian tentang diriku. Aku adalah Al-Masih (Ad-Dajjal) dan sesungguhnya aku hampir saja diizinkan untuk keluar. Maka aku akan keluar dan berjalan (menjelajah) di muka bumi dan tidak ada satu pun kampung (negeri) kecuali aku memasukinya dalam waktu 40 malam selain Mekah dan Thaibah (Madinah), kedua negeri itu terlarang bagiku. Setiap kali aku ingin memasuki salah satu dari negeri itu maka aku dihadang oleh malaikat yang ditangannya ada pedang berkilau dan sangat tajam untuk menghambatku dari kedua negeri tersebut. Dan disetiap celahnya terdapat malaikat yang menjaganya." 

Fatimah Binti Qais berkata, "Rasulullah shollallohu alaihi wasallam bersabda sambil menghentakkan tongkat pendek beliau diatas mimbar, "Inilah Thaibah, inilah Thaibah, inilah Thaibah (maksudnya kota Madinah). Bukankah aku sudah menyampaikan kepada kalian tentang hal itu?" Para sahabat menjawab, "Benar." (Beliau shollallohu alaihi wasallam bersabda), "Sesungguhnya Saya tertarik dengan cerita Tamim Ad-Dariy, karena ia bersesuaian dengan apa-apa yang pernah aku sampaikan kepada kalian tentang Madinah dan Mekkah. Bukankah ia (tempat Dajjal) terletak di laut Syam atau laut Yaman? tidak tapi dia di arah timur, dia di arah timur, dia di arah timur. Ia (perempuan) berkata : "(Hal) ini saya hafalkan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam."


Kebun Kurma di Baisan

Perbandingan Danau Tibereas Dulu dan Sekarang

Kondisinya Benar-benar Kering
**Dajal dah dekat coyy lu masih gitu-gitu aja.
ati ati jadi pengikutnya loo*


Allah Ta'ala berfirman:


“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan”. (At Tahrim: 6)